Minggu, 28 Mei 2017

Filled Under: , , ,

Persaingan di Bulutangkis Kian Ketat


Tiongkok datang ke Gold Coast dengan label unggulan pertama dan juara bertahan dalam enam edisi terakhir Piala Sudirman. 

Namun, di Carrara Indoor Stadium rekor kemenangan mereka di turnamen beregu campuran ini harus terhenti. 

Mereka harus mengakui keunggulan Korea di partai puncak dengan skor tipis 2-3. 

"Salah satu faktor kami kehilangan angka di sektor ganda adalah di semifinal kami bermain sampai larut malam, jadi kebugaran pemain pun berbeda. 

Di tambah pemain ganda putri kami pun bermain rangkap kemarin," ujar pelatih kepala ganda, Zhang Jun seperti dari rilis yang diterima VIVA.co.id , Minggu 28 Mei 2017.

Mereka pun menuturkan bahwa strategi permainan mereka adalah mereka tak akan menurunkan pemain yang sama dalam dua hari beruntun. 

Hal ini pun terbukti, dari susunan pemain mereka, hanya Chen Qingchen/Jia Yifan yang kembali diturunkan. 

"Kami memang menurunkan pemain yang berbeda di final kali ini, hanya ganda putri saja yang kami turunkan di semifinal dan final. 

Kami cukup puas dengan penampilan ganda putra, tunggal putra dan tunggal putri kami hari ini, mereka menunjukkan keinginan mereka untuk menampilkan yang terbaik," tambah Zhang.

Zhang menambahkan, bahwa kekalahan mereka kali ini, karena mereka baru saja mengalami perombakan di organisasi mereka. 

Paska mundurnya Li Yongbo sebagai kepala pelatih, saat ini Tiongkok memang dipimpin oleh dua pelatih untuk sektor tunggal dan ganda. 

Sektor ganda berada di bawah komando Zhang Jun, sementara sektor tunggal berada di bawah komando Xia Xuanze.

"Kami mengalami pergantian pelatih di organisasi kami, sekarang kami memiliki pelatih kepala di sektor tunggal dan sektor ganda, kami juga banyak pemain-pemain baru. 

Kami akan membutuhkan strategi baru untuk mengembangkan pemain-pemain kami," katanya. 

"Tapi memang persaingan bulutangkis kali ini memang semakin berat, kami banyak menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dari pada sebelumnya. 

Ini tentu menjadi tantangan bagi kami, tantangan dari negara-negara lain, dan kami menyukai tantangan," lanjut Xia. 

0 komentar:

Posting Komentar